Negeri 5 Menara

Tengah malam hari Jum’at, 14 Mei 2010 belum juga ngantuk dirasa, yaah..iseng-iseng nyalakan TV pas pada channel MetroTV yang menyiarkan K!ck Andy dan tema yang diangkat adalah sebuah novel yang berjudul Negeri 5 Menara. Kisah lima sahabat yang sedang mondok di sebuah pesantren, dan kemudian bertemu lagi ketika mereka sudah beranjak dewasa. Uniknya, setelah bertemu, ternyata apa yang mereka bayangkan ketika menunggu Azhan Maghrib di bawah menara masjid benar-benar terjadi. Itulah cuplikan cerita novel laris Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi  yang menjadi topik Kick Andy malam itu

Saya mengikuti sampai selesai karena saya juga pembina di Pondok yang memiliki kemiripan antara kehidupan santri di sana dan santri di Enrekang. Ada beberapa hal yang sangat menarik dari tayangan tersebut karena pendidikan di Gontor menumbuhkan motivasi dan kepercayaan diri yang kuat dengan “Man jadda wa jada”nya sehingga seseorang dapat  menggapai impian dan tetap dengan prinsip bermanfaat bagi manusia yang lain.

Karena menariknya saya coba cari di internet pagi harinya ba’da shalat subuh, rupanya bukunya belum bisa saya dapatkan. dan saya sudah coba hubungi adik ipar yang kuliah di Makassar untuk dicarikan di Toko Buku, rupanya juga belum ada. Yaa mudah-mudahan cepatan dapat !

Dialog dalam tayangan K!ck Andy sangat menarik, dan dapat dilihat tayangannya dalam streaming video dengan klik gambar dibawah !

Posted on 18 Mei 2010, in informasi and tagged , , . Bookmark the permalink. 3 Komentar.

  1. aku aga aneh..di novel ini ada 6 orang anak lho..tapi kenapa ya ko foto-foto nya sendiri cuma ada 5?? padahal kan katanya ni kisah yang terinspirasi oleh kisah nyata?? aku aga belum paham..tapi kalo aku ga keliru jugaada sih 2 anak yang cita citanya pengen tetep di indonesia..

    🙂

  2. iya mas, mereka enam orang. satu lagi namanya “Said”. tapi, dari wawancara di kick andy disebutkan kalo sampai sekarang, temennya yang namanya said itu belum ketemu. entah tinggal dimana, gitu.

  3. kenapa dinovel itu anak bungsu harus masuk pesantren ???
    emang harus ya ??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: