Category Archives: informasi

Equinox & Air

Bada shalat dhuhur siang tadi, ada salah siswa saya minta menyiram bunga di pot yang masih terlindungi atap di teras depan auditorium sekolah. “Pak, katanya orang, tidak bagus menyiram tanaman pada siang hari?,” tanya sang murid sambil menyiram bunga dengan air dari sebuah timba.”Betul, sebenarnya tidak tepat menyiram pada siang hari tetapi bunga ini kan terlindungi dari teriknya cahaya matahari langsung, InsyaAllah tidak mati daripada tidak disiram seharian bisa jadi besok berpeluang mati!”, saya berargumen.

Sorang botanis dari Inggris, Alastair Culham, PhD menjelaskan bahwa temperatur dan kondisi luar ruangan yang terlalu panas bisa menjadi malapetaka pada tanaman kesayangan anda. Pemikiran bahwa menyiram tanaman supaya daun-daun segar saat cuaca panas tidak benar, justru daun bisa kering karena air menguap sebelum masuk ke dalam tanah dan tumbuhan kehilangan kelembapan.

Menyiram Bunga Pucuk Merah

Jadi kapan waktu yang tepat untuk menyiram tanaman? Culham menyarankan waktu terbaik untuk menyiram tanaman saat musim panas adalah pagi dan sore hari ketika matahari tidak terlalu panas dan tanaman berkesempatan melakukan penyerapan air hingga ke akar. Hindari juga menyiram tanaman pada malam hari, karena membuat daun dalam kondisi berair dan lembab terlalu lama sehingga kemungkinan diserang jamur dan sedikit waktu tanaman menyerap air dan mengeringkannya.

Beberapa hari ini kita semua rasakan cuaca panas pada siang hari, bahkan malam hari. Lumrah banyak orang bertanya-tanya fenomena perubahan cuaca yang dirasakan. Sekitar bulan maret dan bulan september fenomena equinox atau dikenal dengan hari tanpa bayangan karena matahari tepat di atas garis katilistiwa dalam gerak semunya adalah penanda titik balik perubahan musim.

Beredar informasi di media sosial agar masyarakat jangan lupa minum lebih banyak air, makan lebih banyak buah dan mengurangi aktivitas di luar rumah dari tanggal 22 s/d 28 Maret 2019. Tidak salah juga apa yang disarankan di media sosial karena toh tidak ada ruginya, kecuali menjadi penghalang beraktivitas di luar rumah.

Dan memang solusi cuaca panas yang sederhana adalah banyak minum air dan menyiram tanaman atau lingkungan kita dengan air agar dirasakan kesegaran kembali. Sehingga lumrah air disebut juga dengan sumber kehidupan. Bagaimana air menurut Al Qur’an?. Penyebutan air dalam Al Qur’an terdapat di banyak surat dan ayat dengan kandungan isyarat makna yang beragam. Salah satunya pada QS Al Anbiya 30

Tanaman Anggur

“…Dan Kami jadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari air; maka mengapa mereka tidak beriman?”

Ibu Katsir menafsirkan ayat diatas dengan mengatakan “ Asal mula segala sesuatu yang hidup adalah air”. Dalam HR Ahmad, Abu Hurairah RA berkata kepada Rasulullah SAW,” Wahai Rasulullah, ketika melihatmu, aku merasakan kebahagiaan dan kepuasan di dalam diriku. Beri tahu aku tentang segala sesuatu,” Rasulullah SAW bersabda,” Segala sesuatu diciptakan dari air,” …

Implikasi saintifik menurut Dr. Zaghlul an-Najjar  bahwa air sumber kehidupan dari fakta penciptaan, yaitu Keberadaan air mendahului keberadaan seluruh organisme hidup. Penelitian geologis membuktikan usia bumi sekitar 4,6 miliar tahun dengan fosil makhluk hidup tertua yang ditemukan berusia 3,8 miliar tahun. Artinya, waktu untuk mempersiapkan permukaan bumi siap ditempati makhluk hidup sekita 800 juta tahun.

Alah menciptakan jenis kehidupan pertama dalam air. Penelitian di bidang geologi membuktikan penciptaan tumbuhan berlangsung sebelum penciptaan berbagai jenis binatang. Tumbuhan dan binatang diciptakan terlebih dahulu sebelum manusia. Alasan urutan penciptaan ini sangat jelas, manusia membutuhkan tumbuhan dan hewan sebagai nutrisi. Fakta ilmiah modern menemukan bahwa tumbuhan memainkan peran kunci dalam mensuplai atmosfer bumi dengan oksigen yang sangat dibutuhkan makhluk hidup.

VCT Batch 3 VC Indonesia 54 (Materi Kegiatan & Tugas)

Video conference (Vicon) oleh Bapak Gatot Dr. Gatot Dwi Priowirjanto selaku Direktur SEAMEO Secretariat memaparkan perlunya peningkatan kapasitas guru menghadapi Revolusi Industri 4.0 dan Abad 21. Model peningkatan kapasitas pun mesti disesuaikan dengan kondisi kekinian yang bersentuhan dengan digital sehingga SEAMEO menyelenggarakan sebuah pelatihan bernama Virtual Coordinator Training (VTC) berupa pelatihan online atau daring (dalam jaringan) dengan model Video conference (Vicon) menggunakan platform Webex.

Kegiatan yang kami ikuti ini merupakan VCT Batch 3 dan saya yang berdomilisi di Sulawesi Selatan pada VC Indonesia Group 54.

Flowchart  Virtual Coordinator Training (VCT)

Gambaran pelatihan VCT sebagai berikut :

  1. Peserta diberikan materi singkat mengenai program peningkatan kapasitas guru yang digawangi oleh SEAMEO.
  2. Peserta diberikan materi mengenai pengoperasian Sisco Webex, sebagai platform yang digunakan dalam pelatihan VCT ini.
  3. Peserta diberikan juga materi-materi pengayaan, seperti misalnya STEM dan Revolusi Industri 4.0.
  4. Peserta mulai melaksanakan tugas, yaitu melaksanakan 2 kali sebagai Presenter/Narasumber, 2 kali sebagai Moderator, dan 2 kali sebagai Host dan mengisi pada kantong tugas
  5. Sertifikat diterbitkan.
  6. Alumni pelatihan VCT diharapkan menimplementasikan di sekolahnya, KKG, MGMP, Kecamatan, atau Kabupaten tempat ia bertugas.

Dalam kegiatan vicon, peran yang dapat kita ambil adalah sebagai presenter, moderator atau host. Untuk lebih jelasnya peran dan tugas dalam vicon sebagai berikut :

HOST

  • Membuka acara vicon
  • Memperkenalkan presenter dan moderator
  • Menyerahkan kegiatan pada mooderator
  • Mengatur tampilan shoting camera dan microfon peserta ketika acara berlangsung.
  • Membantu moderator selama acara berlangsung demi kelancaran acara

Siapkan dan simpan flyer kegiatan serta rekaman saat bertugas utk disetor ke kantong tugas

MODERATOR

  • Memberikan kesempatan presenter utk menyampaikam materi
  • Mengingatkan presenter sekaitan waktu untuk penyampaiam materi jika presenter terlalu asyik dalam materinya
  • Merekap pertanyaan peserta yg terdapat pd kolom chat dan menyampaikannya pada saat waktu diskusi dimulai.
  • Mengatur lajunya diskusi tanya jawab jika ada pertanyaan langsung dari peserta.
  • Mengakhiri kegiatan bersama presenter jika waktu sudah selesai dengan meminta kesimpulan/pesan dari presenter sebelum mengakhiri kegiatannya.
  • Menyerahkan room vicon ke host dan host akan menutup section vicon.

Siapkan dan simpan file daftar hadir anda saat bertugas dan pastikan anda, petugas dan partisipan saat itu mengisinya, untuk bahan bukti setoran ke kantong tugas

PRESENTER

  • Memaparkan materi dengan singkat padat dan berisi
  • Menjawab pertanyaaan peserta vicon
  • Mengakhiri kegiatan dengan menyampaikan kesimpulan / rangkuman / penyataan sebelum mengakhiri materi

Siapkan hasil rekam layar dan link YouTube video presentasi anda, serta file PPT nya sebagai bukti telah bertugas

Virtual Coordinator Training Batch 3 (Kegiatan Perkenalan)

Sore itu, Senin 28 Februari 2019 sekitar jam 16 an aku duduk santai di lobi kantor sambil menunggu hujan mereda. Kubuka-buka laman salah satu group di WhatsApp dan kubaca ada pendaftaran untuk mengikuti kegiatan Virtual Coordinator Training (VCT) Batch 3 yang difasilitasi oleh SEAMEO Secretariat Bangkok bekerjasama dengan Kemendikbud cq. Dirjen GTK.

Setelah saya klik Link Pendaftaran : http://bit.ly/VCT_Batch3 dan mulailah mengisi form yang disediakan dengan pertimbangan sepertinya kegiatan ini menarik walaupun sama sekali belum tahu gambaran kegiatannya. Tanggal 1 Maret 2019 datang notifikasi  ada Group WA “VC 54 Indonesia Sulawesi” dimana nomor saya ditambahkan oleh Bapak Haeril Kaddi menjadi salah satu anggota. Selanjutnya kami kenal beliau salah satu Instruktur dalam kegiatan ini.

Sejak itu Team Virtual Coordinator Training (VCT) memberikan informasi terkait program Pelatihan Online yang diselenggarakan oleh SEAMEO. Beberapa peraturan juga diberlakukan bagi peserta agar kegiatan training berjalan kondusif dan nyaman dan dengan harapan semua peserta dapat menyelesaikan sesi pelatihan.

Berikut beberapa peraturan untuk peserta training:

  1. Whatsapp grup hanya untuk membahas  tentang aktivitas Virtual Coordinator Training (VCT).
  2. Dilarang share konten hoax, ke dalam whatsapp grup.
  3. Memakai nama asli dn memasang photo profil (untuk kepentingan flayer)  di akun whatsapp nya.
  4. Dilarang memposting gambar/template/sticker diluar tema pelatihan.
  5. Bagi peserta yang sudah left tidak dapat dimasukkan kembali ke dalam whatsapp group.
  6. Dilarang menjadikan pelatihan ini sebagai ajang promosi, politik, agama, dan SARA. Kita siapkan NKRI yang makin kokoh untuk Indonesia yang lebih baik.
  7. Group dapat dimanfaatkan untuk berdiskusi pencapaian VCT dibawah koordinasi dengan para koordinator inti dan instruktur.
  8. Peserta yang bertugas dlm vicon diharapkn saling: berkolaborasi, berkoordinasi, menguatkan dn memotivasi. Flayer yg dibuat, dikonfirmasikn lwt grup diskusi sbelum diterbitkn. Materi presenter setelah ditampilkn dlm vicon, dishare ke grup diskusi
  9. Menjaga etika, sopan santun, dan tata krama antara peserta terhadap team inti, Penanggung jawab Wilayah  dan instruktur.
  10. Mengubah setting photo profil di account wa agar dapat dilihat semua orang
  11. Peraturan ini dapat ditambahkan disesuaikan dengan kondisi di kemudian hari.
  12. Keputusan penyelenggara tidak dapat diganggu gugat.

Bagi peserta yang melanggar akan di keluarkan dari grup pelatihan ini.

Alhamdulillah, setelah peserta-peserta yang di add dalam group mulai membuka sesi perkenalan dengan menuliskan nama dan instansi maka arus masuk informasi tidak pernah berhenti. Guru guru sangat antusias berbagi informasi dan sampai pagi sampai tengah malam dan berganti hari terpantau di WA Group baru istirahat jam 00.57. Luar Biasa ‼

Akhirnya kamipun, mengetahui Tim Inti Pelatihan VC Indonesia 54 dan Tim Instruktur dalam Pelatihan.  Adapun Tim inti pada  kegiatan ini adalah :

  1. Bapak Gatot (Direktur Seameo)
  2. Ibu Siti Zulaiha (Koordinator Tim)
  3. Ibu Umi Tira  Lestari (Koordinator Tim)
  4. Bapak Khairuddin (Koordinator Tim)
  5. Bapak Abdul Mujid (Penanggung Jawab Wilayah)
  6. Bapak Yandri Suyono(Penanggung Jawab Wilayah)
  7. Bapak Imran Rosyadi (Penanggung Jawab Wilayah)

Sedangkan Tim instruktur yang akan mendampingi Bapak dan ibu selama  pelatihan berlangsung.

  1. Bapak Aries Patta (SMAN 16 Luwu Sulsel)
  2. Ibu Marni (SMKN Limboro Polma Sulbar)
  3. Ibu Israyani Masyitha (SMA Islam Al Azhar 12 Makassar)
  4. Bapak Israel (SMPN 5 Pamboang Majene Sulbar)
  5. Bapak Haeril Kaddi (SMAN 26 Bone Sulsel)
  6. Bapak Yasri Nur Baktiar (SDN 1 Mokupa Kolaka Timur Sulteng)

Alhamdulillah, sejak itu kegiatan berproses berjalan dengan baik dan akan dituliskan gambaran kegiatan dalam postingan berikutnya.

Tetap Semangat GURU – GURU HEBAT ‼

Reuni Keluarga Lebaran 2016

IMG_0043

~Mohon Maaf Lahir Dan Batin~

Dua tahun lalu, saya menulis cerita lebaran nabila di blog pribadi adiwarsito.wordpress.com karena center ceritanya pada nabila, jadi selama dua tahun pula saya tidak menulis di blog ini, kecuali dua blog yang lain. Membuat cerita susah susah gampang, ada juga yang mengatakan gampang gampang susah. Lebih cenderung susah atau gampang tergantung jumlah susah atau gampang dari istilah susah susah gampang dan gampang gampang susah, hehe..

IMG20160704114228

~Selalu Ceria~

Sebenarnya pulang ke kampung halaman tahun ini tidak terlalu menguras energi, justru pulang kampung tahun ini dimanfaatkan untuk berlibur, suatu hal yang jarang kami dapatkan saat hari kerja sudah berjalan dan anak-anak juga tinggal di asrama sekolahnya. Bersyukur daerah tempat tinggal kami saat ini, dan kampong halaman tempat kelahiran saya adalah daerah sub urban atau rural.

Penelitian Adam Okulicz-Kozaryn yang diterbitin Jurnal Ilmiah Urban Studies 2005 menyimpulkan, tinggal di daerah sub urban atau di rural (kalau istilah Bahasa Indonesianya adalah pinggir kota dan desa) jauh lebih bikin orang bahagia daripada tinggal di tengah kota (urban). Bisa merasakan biaya hidup lebih murah, bebas kebisingan, dan punya ruang gerak lebih banyak jadi faktor yang dapat meningkatkan kebahagiaan.

sungkem lebaran 2016

~Kebahagiaan yang tidak terukur~

Tentunya kebahagiaan yang tak terukur adalah pada saat kita bertemu dengan kedua orang tua yang masih hidup dan kita berkesempatan untuk bersimpuh untuk meminta maaf atas kesalahan-kesalahan yang telah kita perbuat semenjak kecil sampai anak-anaknya berkeluarga semua seperti sekarang ini. Apalagi kedua orangtua kami merupakan sosok teladan yang luar biasa bagi kami anak anaknya.

IMG_0086

~Saudara bertujuh, 6 Laki-laki 1 Perempuan~

Liburan pulang kampung dengan perjalanannya yang cukup singkat sekitar seminggu tetapi sangat berarti banyak, ada yang dua tahun lalu sempat bertemu dan ada yang sudah lima tahun lebih baru kembali bertemu. Tiga zona waktu keluarga kami menyebar, ada yang tinggal di Kupang dengan WIT, ada di Enrekang Sulawesi Selatan dengan WITAnya, dan sebagian besar Jawa dan Sumatera dengan WIBnya.

 

IMG_0197

~Kedua Orang Tua Tercinta Bersama Anak,Menantu, Cucu & Cicit~

Alhamdulillah semua bisa berkumpul terkecuali anak saya pertama yang seminggu sebelum lebaran sempat tinggal di Pare, Kediri Jawa Timur di Kampung Inggris dan sesekali tinggal di Nganjuk, tempat tinggal neneknya.

Faiz

Faiz Di Batu Malang

Dari sebuah sumber online Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya Unpad, Dadang Suganda dalam diskusi publik soal mudik di UNPAD menyatakan, “Di samping kebutuhan kultur, mudik juga jadi kebutuhan manusia. Mereka bisa dapat apresiasi yang dibutuhkan untuk bahagia, dan barang kali itu bisa memperpanjang umur.” Sedangkan Guru Besar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia (FPIPS UPI), Elly Malihah bilang kalo mudik dapat menumbuhkan sifat kebersamaan, kesabaran, kehati-hatian, dan rasa berbagi.

Mudik bareng keluarga, tentunya barang bawaan atau bekal lebih banyak daripada bepergian sendiri-sendiri. Tetapi justru kemanfaatannya juga lebih banyak. Masing-masing anggota bakal bekerja sama dan menjalankan perannya masing-masing agar bisa tiba di tempat tujuan dengan selamat. Dengan kata lain, seseorang bisa menemukan teman sekaligus jati dirinya di dalam perjalanan.

IMG20160709155401

~Mengukur Kekuatan~

Pulang kampung juga membawa manfaat labih bagi para pedagang, pelaku bisnis layanan dan juga sebagai informasi kepada pemerintah sejauh mana kesiapan dalam menyediakaan sarana prasarana transportasinya. Lebih kerennya lagi orang-orang yang mudik  secara tidak langsung membantu pemerintah mengevaluasi lalu-lintasnya.

Soalnya, ketahanan fasilitas, daya tampung jalan, kesiapan polisi lalu-lintas, efektifitas rekayasan lalu-lintas, keamanandan layanan transportasi yang dibuat bakal teruji dengan adanya serbuan pemudik.

 

IMG_20160708_102301

~Bersiap Menerima Wejangan Orang Tua~

Sekarang kami masing-masing sudah kembali bertebaran ke tiga Zona Waktu yang berbeda, ada yang sudah sampai beberapa hari lalu dan melanjutkan aktivitas rutin hariannya. Ada yang sementara masih perjalanan untuk kembali ke ‘kampung halaman’nya. Mudah-mudahan kita semua dapat berkumpul lagi untuk merasakan kebahagiaan dan ingat selalu pesan Orang Tua saat itu,” Alhamdulillah, anak cucu sudah cukup berhasil semua di pendidikan, pekerjaan dan jangan lupa kumpulkan bekal untuk akhiratnya supaya selamat Dunia dan Akhirat”, Aamiin

IMG_0234

~Foto Bersama Selesai Pertemuan~

Menyadari bahwa kami semua sudah cukup berhasil jadi ‘orang’ meski definisi sukses itu relatif, jelas momentum ini sangat membahagiakan terutama kesyukuran kami semua kepada Sang Pencipta. Hal ini pula yang sempat membuat diri terharu yang sempat terluap dalam isak tangisan. Bukan tangisan kesedihan tetapi tangisan kebahagiaan, kesyukuran yang Allah limpahkan kepada keluarga kami semua. Alhamdulillah…

Kesabaran, keuletan, ketegasan, kearifan, dan kesetiaannya dengan amanah yang tiada terkira dalam mendidik dan mengasihi kami anak anaknya bertujuh, enam laki-laki dan seorang perempuan. Semoga Allah SWT selalu menjaga, menyayangi dan mengasihi orang tua kami. Aamiin

Cerita Lebaran Nabila

Dengan SriwijaWP_20140629_006ya Air yang dijadwalkan Take Off jam 14.55 Wita dari Bandara Hasanuddin tertunda. Sekitar jam 15 an diterima informasi ada kerusakan yang sementara sedang ditangani tim teknis sampai pukul 17.00 Wita. Kegelisahan Nabila mulai muncul dengan seringnya bertanya, ” Ayo, mama kita berangkat !.  “Ayo bil, kita jalan-jalan sambil nunggu panggilan berangkat”, ajakan saya kepada Nabila.

Dengan riang gembira nabila berjingkrak kegirangan, berlarian dan melakukan eksplorasi lingkungan bandara.

WP_20140726_026Mengagumi Replika Mini Kapal Pinisi

Kapal Pinisi adalah kapal tradisional Indonesia yang berasal dari Suku Bugis dan Makassar Di Sulawesi Selatan.  Umumnya Kapal Pinisi terdiri atas 2 tiang layar utama dan tujuh buah layar, yaitu tiga di ujung depan, dua di depan dan dua di belakang. Dua tiang layar utama berdasarkan dua kalimat syahadat sedangkan tujuh layar merupakan jumlah ayat dalam surat Al Fatihah sekaligus siap menaklukkan 7 samudra di dunia.

WP_20140726_014Menjaga Keseimbangan Dalam Kedinamisan

Sambil bermain seorang anak, menurut Catron & Allen, 1999 menstimulasi diri untuk mengontrol dan mengatur tubuh, seperti menunjukkan kesadaran tubuh, kesadaran ruang, kesadaran ritmik, keseimbangan, kemampuan mengambil start, kemampuan menghentikan gerak dan merubah arah. Nah..nabila lagi berlatih itu …

WP_20140726_021

Belajar Apresiasi Seni

Harmoni alunan nada terdengar lembut dibarengi cerita rakyat yang dikumandangkan. Cerita penuh moral dibawakan lugas dibawakan bersama alat musik tradisional. Sang pemain berpakaian adat Bugis Makassar dengan kain patonra mengikat di kepala serta mengenakan sarung tenun sambil memainkan alat musik tradisional dengan duduk bersila. Enak dan syahdu terdengar…dan nabila berfoto disana

WP_20140726_019

Mencintai Keindahan

Kirain anggrek plastik ternyata ee.. betulan. Salah satu puspa pesona nusantara adalah bunga anggrek. Masuk familia Orchidaceae, dan di Indonesia memiliki lebih dari 5000 jenis anggrek dari sekitar 30.000 jenis anggrek di dunia. jadi 1/6 terdapat di Indonesia.

Setelah menghabiskan waktu berjalan-jalan, menjelang Jam 17.00 Wita sesuai informasi nabila merapat di bangku ruang tunggu menunggu panggilan pesawat berangkat. Ternyata, pesawat pemberangkatan berikutnya dari Makassar-Surabaya beda typenya dan kapasitasnya lebih sedikit. Jadinya tidak kebagian kursi lagi…Kasihan sama Om Imam, Tante Tik dan Kayla yang sejak siang menunggu siap menjemput di Bandara Juanda Surabaya..

Kegelisahan penumpang menjadi-jadi. Ajakan komplain sambil mengejar petugas yang berusaha menjelaskan dengan segala keterbatasan informasi oleh penumpang kritis terjadi. Dimaklumi, mereka sebagian penumpang transit dari Papua jadi bisa dibayangkan capeknya. Begitulah kondisi transportasi menjelang lebaran. Maskapai memanfaatkan peluang yang ada dengan menambah jam pemberangkatan dengan keadaan pesawat yang barangkali tidak sepenuhnya ‘siap’. Disisi lain penumpang butuh kendaraan yang akan mengantar ke tujuan.

Tetapi …

Nabila tidak larut dalam kekisruhan dan lebih asyik main game dari Tablet atau Handphone orangtuanya

WP_20140726_028

Lebaran Tarikh 1435 Hijriah Nabila, Bapak dan Mamak berkesempatan silaturahmi dengan Mbahkung, Mbah Putri, dan keluarga di Jawa.

Sehari sebelum pulang kembali ke Sulawesi Selatan, tepatnya di Enrekang sekitar 200 km arah kota Makassar, Nabila berkata,” Mama, Pak tidak bisakah pulangnya besok-besok ?  kami menjawab,” Tidak bisa bil, sebab sudah dipesan jauh hari tiket pesawatnya..Bapak dan Mama harus kembali bekerja hari Senin”.

Dalam teori perkembangan anak, Nabila tidak akan berfikir sekompleks itu untuk memahami kewajiban orang tuanya yang harus kembali bekerja. Yang ada dalam fikiran Nabila yang berumur 6,5  (sebelum tahap operasional formal) adalah bagaimana dia bisa melakukan hal yang dirasakan menyenangkan lebih lama sampai mereka berhenti saat bosan.

Demikian juga sehari setelah tiba dirumah, Nabila berkata,” Enak di sana (Nganjuk) ada teman”. “Lho, disini kan banyak juga teman, ada Kakak Nayla, Fikri dan Faiz”, saya mencoba menghibur. ” Tidak sama !, disana ada Kayla”. Rupanya liburan berlebaran selama sepekan dan pertemuan Nabila dengan Kayla dengan dunia barunya sudah saya hentikan kesenangannya sebelum Nabila bosan !

WP_20140730_001Permainan Outbond di Roro Bening, Mbajulan Nganjuk. Sempat takut memanjat ya Bil ..

Selama seminggu berlebaran di Nganjuk, Nabila bermain bersama Kayla. Mereka seumuran dan ada pengertian dalam komunikasi walaupun masing-masing dengan logat dan cirikhas bahasanya. Nabila berbahasa Indonesia dengan logat dan bumbu bahasa bugis-Enrekang sedangkan Kayla dengan logat dan bahasa Jawanya. Mereka bersama bermain boneka, game dari iPad dengan bergantian dan saling berbagi, bahkan saat saya dan istri ajak untuk jalan-jalan Nabila lebih senang tinggal di rumah untuk berkesempatan bermain-main dengan Kayla.

WP_20140802_002

Bergaya bersama di Bandara Juanda menjelang kepulangan Surabaya-Makassar

Itulah dunia anak-anak seusia Nabila dan Kayla yang bisa saling mengerti dengan bahasa dan gerakan mereka. Bermain dan beraktivitas dengan anak seusia terasa menyenangkan, demikian yang umumnya kita semua alami di saat masa pertumbuhan dan perkembangan.

WP_20140802_012Makasih..Mbak Kayla Boneka Berbienya.

Om, Tante semua, MbahKung, Mbah Putri makasih yaa

Sketch Up-8 Dan Air Minum Bersih Higienis

Sketch Up8Pesantren Modern Darul Falah Enrekang secara secara astronomis terletak pada 3°14’36” s.d 3°50’00” LS dan 119°40’53”  s.d 120°06’33” BT dan berada pada ketinggian 442 m dpl dengan luas wilayah 1.786,01 km2  secara topografi terbagi atas perbukitan karst (kapur) yang terbentang dibagian utara dan tengah, lembah-lembah yang curam, sungai dan tidak memiliki wilayah pantai.

Dengan kondisi tersebut diatas, wajarlah bila air tanah di kabupaten enrekang mengandung kapur. Apabila air tanah dari sumur atau PDAM dimasak maka akan muncul partikel berwarna putih berupa kerak di dasar panci bahkan yang mengapung di permukaan air.

Pesantren Modern Darul Falah Enrekang yang pada Tahun Pelajaran 2014/2015 dengan jumlah santri sekitar 450-an (sesuai daya tampung asrama) yang diwajibkan mukim/tinggal di Pondok maka sebagai upaya peningkatan pelayanan terhadap santri dan warga Pesantren maka  penyediaan air minum yang bersih dan higienis menjadi sebuah kewajiban.

Langkah awal untuk mem’follow-up’ rencana kegiatan adalah survei lokasi yang tepat untuk dibangun depot air minum RO (Reverse Osmosis).  Lokasinya berada didepan perumahan Guru (RG 5 dan RG6) dan diutara ruang makan santri putra.

WP_20140128_003Lokasi Depot Air Minum RO

Selanjutnya setelah diukur luasannya maka mulailah digambar menggunakan Google Sketch UP-8. Hasil desain menggunakan Scketch Up-8 sebagai berikut :

depot air 7 Tampak Depan Bangunan

depot air 8

Tampak Kanan

depot air 4Tampak Bangunan dari Belakang-Kanan-Atas (BKA)

 depot air 10Tampak Bangunan dari Belakang-Kanan-Bawah (BKB)

Ada kemudahan mendesain sebuah bangunan menggunakan Sketch Up-8 yang Free Download dari Mbah Google. Secara mandiri setelah melihat tayangan melalui video dari Youtube tentang menggambar menggunakan Sketch Up, dicoba dan dipakai ternyata bisa ..

Dari gambar inilah, tukang  beserta pembantunya menggarap ‘proyek’ depao air minum RO. Tahapan-tahapan selanjutnya tergambar dari foto-foto berikut :

 WP_20140420_014

 Tahap Pondasi

 IMG_1664 Tahap Plester

 WP_20140504_018Tahap Plamur

Saat ini set mesin Reverse Osmosis (RO) dalam tahap perakitan lemari target pemasangan sekitar pertengan mei 2014. Adapun sumber air adalah air bor yang berjarak sekitar 6 meter disamping asrama putri.

WP_20140504_023

 

Dengan kapasitas produksi 80 galon perhari maka pemenuhan air bersih yang higienis tempat-tempat strategis antara lain di kamar-kamar asrama, masjid, kantor-kantor dan dapur akan baik.

Pembenahan Asrama Santri – 01

CONS18Sebagaimana tulisan sebelumnya tentang sebuah ikhtiar menjadi lembaga pendidikan yang baik,  maka evaluasi kondisi terkini untuk perencanaan ke depan perlu terus dilakukan. Pada sekolah/madrasah  ada istilah Evaluasi Diri Sekolah (EDS) yang meliputi delapan standar yaitu Standar  Isi, Standar Proses, Standar Kompetensi Lulusan, Sarana Prasarana, Standar Pendidik Dan Tenaga Kependidikan, Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan Dan  Standar Penilaian.

Delapan standar pada sekolah/madrasah diatas dapat dijadikan acuan dalam mengevaluasi sebuah lembaga pendidikan semacan Pesantren dengan pengembangan-pengembangan pada berbagai aspek standarnya. Sebagai misal pada standar sarana prasarana maka sebuah pondok perlu mengevaluasi pada aspek ketersediaan asrama yang memadai untuk menampung peserta didik/santrinya.

Pesantren Modern Darul Falah Enrekang  berdasarkan Evaluasi Diri Pesantren (EDP) maka telah dilakukan langkah pembenahan-pembenahan menghadapi Tahun Pelajaran 2014/2015, diantaranya adalah asrama santri.

Asrama Santri Putra dan Putri pada awal TP. 2013/2014 memiliki daya tampung 320 orang santri, dimana asrama putra 160 dan asrama putri 160. Alhasil pada saat pendaftaran dan pengumuman hasil seleksi sekitar 150 calon santri tertolak.

CIMG3269

Foto 1. Tampak asrama putri sebelum dilakukan pembenahan

Tampak diatas adalah keadaan asrama dengan daya tampung 160 santri, dan satu deret bangunan (sebelah kiri pada foto) belum bertingkat. Untuk menambah daya tampung santri salah satu solusi terbaik dengan membangun pada lantai 2 asrama tersebut baik di putra maupun di putri. Pembangunan gedung baru tidak memungkinkan sebab 11.138 m2 luasan tanah Pesantren sudah optimal untuk bangunan dan sisanya untuk ruang gerak dan pertimbangan sirkulasi udara secara makro.

WP_20140219_064

Foto 2. Pembuatan Mal Lantai Atas Asrama Putri. Nampak Di seberang asrama putra

Sekitar 4 bulan yang lalu konstruksi dilakukan dan diupayakan pada Tahun Pelajaran 2014/2015 dapat menampung sejumlah 450 santri, dengan perbandingan 225 santri putra dan 225 santri putri.

Asrama putri yang baru pada lantai 2 direncanakan terbagi menjadi 2 rayon dan setiap rayon menampung sekitar 30 santri (15 rosban besi tingkat)  dan sebuah kamar untuk pembina. Jadi total penghuni di asrama baru 62 orang santri dan pembina. Rosban sekarang dalam tahap penyelesaian berstruktur kerangka besi yang kuat dan minimalis.

WP_20140501_025

Foto 3. Tahap penyelesaian Asrama Putri

WP_20140505_006

Foto 4. Perakitan Rosban Tingkat Besi Di Bengkel

WP_20140501_007Foto 5. Ruang dalam asrama putri bagian bawah dalam penyelesaian

Asrama Putri bagian bawah tetap menggunakan rosban tingkat dari kayu yang sementara dipindahkan ke tempat lain. Berhubung dalam perbaikan maka saat ini santri putri pada asrama Foto 4 menempati ruang dalam aula dan laboratorium IPA.

WP_20140501_013Foto 6. Ruang dalam asrama putri lantai 2

Sekarang pengerjaan asrama putri lantai atas sebagaimana Foto 5 dalam tahap pemasangan pintu dan jendela. Asrama tersebut direncanakan ditinggali oleh santri putri yang baru, yaitu kelas VII MTs. Rosban yang akan dipakai adalah rosban tingkat dari besi dengan desain minimalis warna hijau.

WP_20140501_012Foto 7. Pemandangan dari lantai atas asrama putri. Tampak asrama putra di kejauhan dan bagian belakang perumahan guru bagian

WP_20140501_017

Foto 8. Tampak dari belakang asrama putri.

Sesuai perencanaan, lokasi dibelakang asrama putri akan dibuatkan  lapangan bulutangkis putri dan tempat-tempat duduk untuk istirahat atau belajar pada sore hari. Perkembangan pembenahan asrama putri diiringi pembenahan juga pada asrama putra yang saat ini sudah pada tahapan pemasangan atap.

Untuk konstruksi atap kerangka baja sudah mencakup 95% dari keseluruhan atap di kampus. Adapu yang belum diganti adalah bangunan-bangunan yang dibuat pada tahun-tahuan terakhir, misal pada Laboratorium IPA dan  gedung TK Islam Darul Falah.