Blog Archives

Masih Ragu Arah Kiblat ?

Dalam acara TVOne ‘Apa Kabar Indonesia‘  pada hari Kamis jam 06.30 WIB atau 07.30 WITA kembali dibahas cara mudah untuk menentukan arah kiblat. Wajar memang hal tersebut menjadi pembicaraan hangat atau menjadi tema diskusi dimana-mana terkait kemungkinan bergesernya arah kiblat karena sering terjadinya gempa bumi di Indonesia atau bahkan pergerakan lempeng (sangat kecil mungkin, kecuali jangka lama tidak dikoreksi arah kiblatnya).

Pada hari ini, Jum’at 15 Juli 2010 pada jam 16.27 WIB (17.27 WITA) matahari tepat berada diatas Mekkah sehingga seluruh wilayah yang masih terkena sinar matahari pada hari itu bayangan yang terbentuk dari sebuah benda tegak (mis batang) menjadi petunjuk arah kiblat. Di setiap tahunnya, Matahari akan berada tepat di atas Kakbah sebanyak dua kali, yaitu pada tanggal 28 Mei pada pukul 12.18 waktu Arab Saudi atau 16.18 WIB (17.18 WITA) dan 16 Juli pada pukul 12.27 waktu Arab Saudi atau 16.27 WIB (17.27 WITA). Read the rest of this entry

Koreksi Arah Kiblat

Sering terjadinya gempa bumi di Indonesia yang diakibatkan adanya tumbukan lempeng eurasia dan australia tepatnya sepanjang pesisir barat sumatra dan selatan pulau jawa ada beberapa pendapat  bahwa gempa tersebut menyebabkan adanya pergeseran arah kiblat. Sebagian yang lain berhubung jauhnya jarak indonesia dengan mekkah sehingga pergeseran yang  terjadi derajatnya belum signifikan sehingga arah kiblat dianggap tidak mengalami pergeseran. Pada hari ini, jum’at 28 Mei 2010 matahari pada waktu tertentu tepat berada diatas ka’bah dan kita bisa melakukan koreksi arah kiblat tempat ibadah kita dengan mudah dan murah.


Di setiap tahunnya, Matahari akan berada tepat di atas Kakbah sebanyak dua kali. Yaitu pada tanggal 28 Mei pada pukul 12.18 waktu Arab Saudi atau 16.18 WIB (17.18 WITA) dan 16 Juli pada pukul 12.27 waktu Arab Saudi atau 16.27 WIB (17.27 WITA). Peristiwa ini bisa dimanfaatkan oleh siapapun yang berkepentingan (misalnya pengurus masjid) untuk melakukan koreksi arah kiblat. Bagaimana caranya?

Dirikanlah sebuah tongkat secara tegak lurus di area yang terkena sinar Matahari. Usahakan agar area yang digunakan dapat diberi tanda (dengan cat/spidol) agar arah kiblat dapat dituliskan nantinya. Atau gunakan kertas untuk melukiskan arah kiblatnya (lihat gambar di atas).

Read the rest of this entry

Arah Kiblat Berubah Akibat Gempa ?

Negara kita merupakan daerah yang seringkali terjadi gempa. Adanya tumbukan lempeng yang bergerak pada akhirnya berakibat berubahnya arah kiblat yaitu arah posisi kita berpijak dengan kabah di Mekah. Pemberitaan awal tahun ini, setelah gempa di Chili yang demikian hebat  oleh beberapa pihak di prediksi telah mengubah arah kiblat. Apakah memang demikian ?

Pakar astronomi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Prof Dr Thomas Djamaluddin membantah pemberitaan bahwa pergeseran lempengan bumi akibat gempa Chile telah menggeser arah kiblat sekitar 30 centimeter lebih ke kanan.  “Tidak ada pergeseran arah kiblat oleh pergeseran lempeng atau sebab lain. Pernyataan tersebut mungkin salah kutip atau salah persepsi, tetapi berpotensi meresahkan masyarakat,” kata Djamal. Diakuinya banyak masjid yang arah kiblatnya kurang tepat, namun bukan karena adanya perubahan arah kiblat, tetapi karena penentuan awal sebelum pembangunannya yang tidak akurat. Banyak masjid dibangun dengan arah kiblat yang sekedar mengikuti arah barat lalu diserongkan sedikit ke kanan atau sekedar mendasarkan diri pada arah kiblat masjid terdekat yang belum tentu benar, ujarnya. “Jadi yang tidak benar metode pengukurannya, bukan alat ukurnya,” katanya.

Menurut dia, hanya dengan bantuan posisi matahari saja cukup akurat menentukan arah kiblat jika dipandu oleh orang yang terlatih ilmu falak, selain itu juga peranti lunak Qibla Locator yang termuat dalam situs web http://www.qiblalocator.com juga mudah digunakan. Gambar diatas adalah pengecekan arah kiblat Masjid Al Markaz Al Islami Makassar menggunakan qiblalocator.

Read the rest of this entry