Blog Archives

Evaluasi Diri Sekolah (School Self Evaluation)

Istirahat Penuh Aktivitas. Istirahat yang dimaksudkan disini adalah hampir 2 bulan (pasnya 54 hari) sejak 3 Juni 2011 tidak satupun artikel/informasi edukasi saya buat untuk di’posting’ di ASaFN2 ini. Sebenarnya bahan justru luar biasa banyaknya tetapi aktivitas yang demikian padat , mulai dari tahap perencanaan, seleksi dan penempatan santri mondok, selanjutnya kegiatan pembetahan awal yang harus dipantau dan dicari solusi pemecahan segera kalau ditemui kendala. Sudah 5 tahun lebih amanah sebagai direktur di salah satu ponpes di sulawesi selatan saya emban. Sebagai PNS yang ditempatkan juga di SMA memegang kurikulum dan mengajar dengan jumlah jam tertentu terkait sertifikasi  merupakan aktivitas utama yang begitu menyita waktu, apalagi di awal Tahun Ajaran serti saat ini. Alhamdulillah, semua dapat berjalan dengan lancar. Yang terakhir adalah kegiatan evaluasi diri sekolah (EDS)


Menjadi bagian dari Tim Pengembang Sekolah (TPS) kaitannya dengan Evaluasi Diri Sekolah (EDS)  harus membiasakan diri berfikir, bertindak dan mengambil keputusan yang obyektif (jujur) terhadap 8 standar pada Instrumen EDS dengan tujuan kondisi riil di sekolah/Madrasah hasilnya menjadi  masukan dan dasar penyusunan  Rencana  Pengembangan Sekolah (RPS) dalam upaya peningkatan kinerja sekolah.

Beberapa informasi ringkas tentang EDS dibawah sebagai pengingat bagi TPS dapat dilihat di bawah ini:

 1.  Apakah yang dimaksud dengan Evaluasi Diri Sekolah?

  •  Evaluasi diri sekolah adalah proses yang mengikutsertakan semua pemangku kepentingan  untuk membantu sekolah dalam menilai mutu penyelenggaraan pendidikan berdasarkan indikator-indikator kunci yang mengacu pada 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP).
  • Melalui EDS kekuatan dan kemajuan sekolah dapat diketahui dan aspek-aspek yang memerlukan peningkatan dapat diidentifikasi.
  • Proses evaluasi diri sekolah merupakan siklus, yang dimulai dengan pembentukan TPS, pelatihan penggunaan Instrumen, pelaksanaan EDS di sekolah dan penggunaan hasilnya sebagai dasar penyusunan RPS/RKS dan RAPBS/RKAS. Read the rest of this entry

Pembekalan Aplikasi Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP)2010

‘Menugaskan penanggungjawab yang menangani penjaminan mutu pendidikan pada sekolah dan memiliki kemampuan mengoperasikan komputer untuk berperan aktif dalam pembekalan’ , sebuah kalimat yang menyelip pada sebuah surat permohonan peserta Pembekalan Aplikasi Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan pada 3-4 Desember 2010  bertempat di Hotel Mercure Makassar yang malam jam 20:00 Wita tadi ditutup.

Selalu ada cerita-kejadian yang menarik dalam setiap pelatihan, termasuk dalam pembekalan aplikasi ini. Selama 2 hari konsentrasi kami diperlukan karena pada instalasi komputer dari program aplikasi dan cara menginput data ada cara-cara tersendiri. Alhamdulillah semua bisa terlalui dan InsyaAllah kita semua dapat mengoperasikan dan memanfaatkannya.

Dalam pembukaan, Pak Wahyu seorang konsultan pengembangan aplikasi EDS dari Jakarta dalam slide pembukanya menyindir tentang adanya guru pendidik yang  yang belum kenal ENTER, salah satu tuts pada papan keyboard sebagai alat input ke komputer/laptop. Ini terjadi di beberapa daerah di beberapa propinsi yang sempat dikunjungi. Sehingga pelatihan ini dipersyaratkan seperti diatas untuk tujuan efektivitas pembekalan aplikasi.

Pada hari I,  Materi Pelatihan  Instalasi SNP-EDS dan SIS

Sebuah folder Aplikasi EDS, terdiri  atas xampp.win32.1.7.3, Firefox Setup 3.6.10, dan Instal_ Flash_ Player 10 secara bergantian diinstalkan ke C. Bagi guru yang kurang familiar dengan komputer pekerjaan instalasi dirasakan cukup menarik sekaligus ‘sedikit berat’. Dipandu instruktur  langkah demi langkah melalui slide proyektor proses instalasinya selesai. Nah, bagi yang menginginkan langkah instalasi dapat buka materinya sebagai berikut

H1 – Instalasi Aplikasi

Hari II, Menggunakan Program Aplikasi

Aplikasi sudah terinstal, tetapi pertama kali memakai tidak serta merta mudah dioperasikan. Instruktur yang bukan dari tim ‘asli’  yang tidak memahami betul program, bukan dari sisi shoftware tetapi aspek pendidikan di sekolahnya sehingga sedikit menjadi kendala.

Komputer pribadi atau komputer sekolah, bisa menjadi server lokal untuk mengolah data-data yang bisa dibuka pada MOzilla Firefox yang tersetup Work Offline pada alamat :

A). http://localhost/snpnew

Data yang diisikan pada format di alamat ini adalah :

Profil Sekolah

  1. Jumlah Siswa
  2. Jumlah Rombongan Belajar
  3. Nilai UN
  4. Jumlah Pendidik dan Tenaga Kependidikan
  5. Lahan Bangunan
  6. Ruangan
  7. Program Sekolah

Instrumen EDS

  1. Deskripsi Sekolah
  2. Bukti Fisik
  3. Capaian Indikator
  4. Rencana Aksi
  5. Rencana Pengembangan Sekolah

Data EDS/M

kita mengisi 8 standart yaitu Standar Isi, Standar Proses, Standar Penilaian, Standar Pengelolaan, Standar Sarana Prasarana, Standar Pembiayaan, Standar PTK dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL)

B). http://localhost/sis_diknas

Pada alamat ini kita melengkapi data rincian sekolah, antara lain :

  1. Sekolah
  2. Siswa(Seluruh data siswa diinput)
  3. PTK (Guru dan Pegawai)
  4. Sarana & Prasarana (masing-masing ruang)
  5. Transaksi (presensi guru dan siswa)
  6. Setting
  7. Utility (Upload File)

C). http://localhost/phpmyadmin

Pada alamat ini berguna untuk membuat backup-an data kita yang bisa dipindah atau dikirimkan ke komputer lainnya di sekolah. Untuk petunjuk materi pada hari ke II klik berikut

Hari 2. Menggunakan Program Aplikasi

Terima Kasih, semoga bermanfaat !

 

Aplikasi Evaluasi Diri Sekolah (EDS) dan Sistem Informasi Sekolah (SIS)

Bertempat di Hotel Mercure Makassar, pada tanggal 3 s.d 4 Nopember 2010 kami 54 peserta dari Kabupaten Enrekang  bersama teman dari  Mamuju, Luwu dan Makassar  mengikuti Pelatihan Aplikasi  Sistem Informasi Evaluasi Diri (EDS) dan Sistem Informasi Sekolah (SIS) yang dilakukan Oleh Penjamin Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PNPTK) dan Aplikasi Business Intelligence Penjaminan Mutu Pendidikan (BI PMP)

Sistem Informasi Sekolah (SIS) berfungsi mencatat dan mengolah data potret sekolah/madrasah untuk mendukung pelaksanaan evaluasi diri, sedangkan fungsi Sistem Informasi EDS/M adalah membantu sekolah/madrasah untuk melaksanakan evaluasi diri sedangkan  Business Intelligence berfungsi membantu pemerintah daerah maupun pusat untuk mengetahui kinerja sekolah atau menilai capaian penjaminan mutu pendidikan.

User Pemakai aplikasi ini utamanya sekolah, Dinas Kabupaten/Kota Provinsi dan Ditjen PMPTK. Bagan User berikut :

Sedangkan Rancang Bangun Aplikasi berikut :

Dalam Pelatihan ini seluruh peserta membawa Data Induk Sekolah yang meliput

Identitas dan lokasi sekolah

Data pendukung:

  1. Jumlah siswa
  2. Jumlah rombongan belajar
  3. Nilai UN
  4. Jumlah PTK
  5. Sarana prasarana
  6. Program sekolah untuk diinput ke Program Aplikasi