Blog Archives

Gempa Bumi Poso 29 Mei 2017

Semalam sekitar jam 22.35 WITA terasa sekali adanya getaran sehingga badan menjadi ikut bergoyang. Saya menerka terjadi gempa bumi dan informasi diperkuat bahwa hal yang sama dirasakan juga oleh teman-teman di media sosial, bahwa benar terjadi gempa bumi.  Informasi dari BMKG (http://www.bmkg.go.id/gempabumi/gempabumi-terkini.bmkg) gempa berpusat di 38 km arah barat laut Poso-Sulawesi Tenggara Tengah dengan SR (skala righter) 6,6 dengan kedalaman 10 km, sedangkan informasi melalui USGS (https://earthquake.usgs.gov/earthquakes/eventpage/us10008w1z#executive) gempa berpusat di 26,9 km dari kasiguncu airport dan 35,4 km dari Poso dengan SR 6,8 kedalaman 9,2 km. Tidak terlalu penting sedikit perbedaan informasi jarak ataupun kekuatan gempa dengan harapan kerusakan atau korban akibat gempa minimal.

Enrekang, 04 Ramadhan 1438 H


Apakah Gempa Bumi itu ?

Salah satu ilmuwan dan seorang dokter dari umat muslim yaitu Ibnu Sina, ia menyapaikan pemikirannya tentang gempa bumi. Ia mengutip beberapa pemikiran tentang gempa bumi yang berasal dari para ilmuwan Yunani, ia mengutip gempa bumi terjadi karena tekanan gas yang tersimpan di dalam bumi berusaha keluar dari bumi. Namun, ia tidak sepenuhnya sependapat dengan pandangan para ilmuwan Yunani tersebut. Ibnu Sina mengungkapkan, gempa terkait dengan tekanan besar yang terperangkap dalam rongga udara yang ada di dalam bumi. Tekanan ini, bisa datang dari air yang masuk ke dalam rongga bumi dan menghacurkan sejumlah bagian bumi.

Dalam esainya, Ibnu Sina memberikan sebuah pemikiran untuk mengurangi dampak gempak terjadinya gempa bumi dengan membuat sumur agar tekanan gas di dalam tanah menurun. Sehingga getaran akibat gempa bumi berkurang. Yang selanjutnya sejumlah ilmuwan lain dalam periode klasik Islam yang menulis tentang gempa bumi, antara lain, Al-Biruni, Ibnu Rusyd, Jabir bin Hayyan. Mereka membahas gempa bumi dalam buku yang mereka tulis dalam bidang meteorologi, geografi, dan geologi.

Informasi Gempa BMKG

Menurut Wikipedia gempa bumi adalah getaran atau getar getar yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik, yaitu rambatan energi yang disebabkan karena adanya gangguan di dalam kerak bumi. Gempa Bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng Bumi).

Tentang lempeng plat tektonik Alfi Rahman, mahasiswa Program Doktor pada Program Human Security, Tohoku University, Jepang dan Peneliti TDMRC yang dimuat di tribunnews.com mengemukakan dalam QS Ar Ra’d ayat 4 Allah SWT telah menjelaskan tentang lempengan plat tektonik ini “Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan..”. Ayat ini menjelaskan konsep dasar lempengan tektonik dan proses pergerakan bumi yang baru dapat dipahami oleh para ahli dalam beberapa abad terakhir namun sudah dijelaskan di dalam Alquran lebih dari 1.400 tahun yang lalu.

Di samping itu terdapat ayat-ayat di dalam Alquran yang mengacu pada kejadian gempa bumi baik secara langsung maupun tidak langsung. Secara eksplisit dan langsung Allah mengambarkan fenomena gempa bumi pada QS. Al Zalzalah ayat 1-8 dan secara tidak langsung terdapat beberapa ayat di dalam QS Ali Imran yang juga menceritakan tentang gempa bumi. Seperti kisah bagaimana kaum Nabi Tsamud pada QS Al A’raf ayat 78, Kaum Nabi Syuaib pada QS Al A’raf ayat 91, QS Al ‘Ankabut 37, Kaum Nabi Musa sebagaimana QS Al A’raf 155, yang ingkar terhadap pengetahuan yang menyelamatkan (risalah nabi) lalu saat terjadi bencana berupa gempa bumi mereka menjadi binasa. Di dalam QS An-Nahl ayat 26 Allah juga menjelaskan tentang bagaimana fenomena gempa bumi yaitu kejadiannya seketika (unpredictable), disusul dengan hancurnya bangunan yang menimpa dan berdampak kehilangan nyawa.

Mudah-mudahan artikel singkat tentang gempa bumi bermanfaat. Artikel terkait gempa bumi ( bumi berguncang) dengan fungsi gunung dapat dibaca pada link berikut https://adiwarsito.wordpress.com/2010/06/05/fungsi-gunung/

Advertisements

Tanda-Tanda Kiamat Menurut Al Qur’an

Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu, melainkan hari kiamat (yaitu) yang datang kepada mereka dengan tiba-tiba, karena sesungguhnya telah datang tanda-tandanya. Maka apakah faedahnya bagi mereka kesadaran mereka itu apabila hari Kiamat sudah datang? (QS Muhammad: 18)

Dari ayat ini kita ketahui bahwa Al Qur’an telah menjelaskan tanda-tanda yang mengumumkan datangnya Hari Akhir. Agar dapat memahami tanda-tanda ‘pengumuman besar’ ini, kita harus merenungkan ayat ini. Sebaliknya, seperti yang ditunjukkan dalam ayat ini, pemikiran kita tidak akan berguna sama sekali ketika Hari Akhir tiba-tiba datang kepada kita.

Hari Akhir itu dekat

Allah berfirman dalam Al Qur’an bahwa tidak diragukan lagi bahwa Hari Akhir itu sudah dekat.

Dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya … (QS Al Hajj: 7)

Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, melainkan dengan benar. Dan sesungguhnya saat (kiamat) itu pasti akan datang, maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik (QS Al Hijr: 85)

Mungkin ada sebagian orang yang beranggapan bahwa pesan Al Qur’an tentang Hari Akhir difirmankan lebih dari 1400 tahun lalu, dan masa itu sudah lama, jika dibandingkan dengan panjang usia seorang manusia. Padahal, di sini tersirat persoalan akhir dunia ini, matahari dan bintang-bintang, singkatnya, alam semesta. Ketika kita menganggap bahwa alam semesta berusia miliaran tahun, maka empat belas abad adalah suatu jangka waktu yang sangat pendek.

Read the rest of this entry