Blog Archives

Olimpiade Sains Propinsi (OSP) : Materi Kebumian

Selamat saya ucapkan buat adik-siswa SMA yang lolos mewakili masing-masing Kabupaten/Kotanya untuk kembali berlomba pada Olimpiade Sains Nasional Tingkat Propinsi. Insya’Allah, 2-3 hari lagi akan berjuang menyelesaikan soal OSP. Saya tampilkan materi-materi Ilmu Kebumian pada Olimpiade Sains Nasional Tingkat Propinsi.


A. Konsep Ilmu Kebumian

  1. Teori terjadinya alam semesta
  2. Evolusi Tata Surya
  3. Pemadatan Bumi
  4. Sayatan/struktur dalam bumi, komposisi bumi.
  5. Lithosfer, atmosfer, hidrosfer & sistem planet

B. Mineralogi Dan Petrologi

  1. Sistem Kristal
  2. Definisi Mineral
  3. Sifat Kimia Mineral
  4. Sifat Fisik Mineral
  5. Klasifikasi Mineral
  6. Batuan beku dan metamorf seperti granit, riolit, basalt, andesit, gabro, sekis, genes, marmer, kuarsit, dll, beserta struktur dan teksturnya seperti lineasi, foliasi, skoria, pegmatit, porfiri, dll.
  7. Mineral hasil proses pembekuan magma dan metamorfisme seperti kuarsa, ortoklas, plagioklas, biotit, muskovit, garnet, dll.
  8. Tubuh batuan beku seperti lava, korok (dike, sill), dll.
  9. Pembentukan batuan beku dan metamorf dalam konteks tektonik lempeng
  10. Batuan sedimen seperti batupasir, batulempung, batugamping, batukapur, batudolomit, batugaram, dll,
  11. Siklus batuan dalam konsep tektonik lempeng. Read the rest of this entry

OSN Komputer & Fibonacci

Materi Uji Olimpiade Sains Nasional Bidang Komputer Tingkatan seleksi OSK-OSP dibedakan atas komposisi materi uji yaitu kemampuan analitika/logika/aritmatika (nonprogramming) dan kemampuan algoritmika (programming). Komponen uji pemrograman tidak mungkin untuk diadakan sehingga digantikan dengan kemampuan dan algoritmika saja. Metoda pengujiannya pun tidak bisa dihindari bersifat test obyektif (pilihan ganda). Metoda ini memang banyak sekali kelemahannya yaitu memungkinkan jawaban asal tapi benar, namun, memungkinkan pemeriksaan yang segera dan efisien. Dampak negatif tersebut bisa dikurangi dengan pembuatan soal dan pilihan jawaban yang dirancang dengan matang. Komposisi analitika/logika di tingkat kabupaten/kota adalah yang paling besar.

Untuk Olimpiade komputer tingkat kabupaten, sebagaimana yang kita ketahui bersama, soal-soal nya jarang merupakan soal mandiri. Biasanya, soal-soal ini merupakan soal berkelompok, dengan satu macam permasalahan untuk beberapa nomor soal.

Selamat Belajar, InsyaAllah Sukses !


Soal OSK (Olimpiade Sains Tingkat Kabupaten) Komputer

Deret bilangan Fibonacci didefisikan secara rekursif sbb.
f1 = 1
f2 = 1
fn = fn-1 + fn-2 untuk semua n > 2

1. Berapa banyak kah bilangan Fibonacci antara 10 sampai dengan 100?
A. 5
B. 9
C. 10
D. 12
E. 90

2. Dengan mengambil satu harga n kemudian anda menjumlahkan bilangan-bilangan tsb mulai dari f1 s.d. fn maka berapakah n terkecil agar jumlah itu > 150?
A. 9
B. 10
C. 11
D. 15
E. 20

Pembahasan Soal :

Ingat pelajaran matematika…. Bilangan Fibonacci merupakan deret bilangan dimana bilangan pada suku berikutnya merupakan hasil penjumlahan dari dua suku bilangan sebelumnya. Rumus bilangan Fibonacci ini seperti yang tertulis pada soal adalah :
f1 = 1
f2 = 2
fn = fn-1 + fn-2 untuk semua n>2
Rumus di atas kalau kita terjemahkan adalah sebagai berikut:
Suku bilangan ke-1 (f1) = 1
Suku bilangan ke-2 (f2) = 2
Suku bilangan ke-3 (f3) = 3 (diperoleh dari suku ke-1 + suku ke-2 = 1 + 2 = 3)
Suku bilangan ke-4 (f4) = 5 (diperoleh dari suku ke-2 + suku ke-3 = 2 + 3 = 5)
Suku bilangan ke-5 (f5) = 8 (diperoleh dari suku ke-3 + suku ke-4 = 3 + 5 = 8), dan seterusnya.

Bila diurutkan data (sebaiknya Anda buatkan urutan data seperti di bawah ini untuk memudahkan perhitungan), maka 20 suku bilangan pertama dari deret Fibonacci adalah sbb.:
Suku ke -1.   BilFob  1
Suku ke -2.   BilFob  2
Suku ke -3.   BilFob  3
Suku ke -4.   BilFob  5
Suku ke -5.   BilFob  8
Suku ke -6.   BilFob  13
Suku ke -7.   BilFob  21
Suku ke -8.   BilFob  34
Suku ke -9.   BilFob  55
Suku ke -10. BilFob  89
Suku ke -11. BilFob  144
Suku ke -12. BilFob  233
Suku ke -13. BilFob  377
Suku ke -14. BilFob  610
Suku ke -15. BilFob  987
Suku ke -16. BilFob  1597
Suku ke -17. BilFob  2584
Suku ke -18. BilFob  4181
Suku ke -19. BilFob  6765
Suku ke -20. BilFob  10964

Berdasarkan hasil perhitungan pada urutan data di atas, kita bisa mengetahui jawaban untuk soal nomor 1 dan 2 di atas, yaitu:

Jawaban Soal No.1.

Dari urutan data di atas, terlihat bahwa bilangan Fibonacci yang terletak antara 10 hingga 100 adalah sebanyak 5 (lima) buah, yaitu suku ke-6 (13), suku ke-7 (21), suku ke-8 (34), suku ke-9 (55), dan suku ke-10 (89).

Dengan demikian, jawabannya adalah (C) 5.

Jawaban Soal No.2.

Dari urutan data di atas juga, dapat kita ketahui bahwa nilai n terkecil agar jumlah seluruh bilangan Fibonacci dari f1 hingga fn > 150 adalah sebesar 10 (n=10), yang akan menghasilkan jumlah sebesar 231 (diperoleh dari = 1 + 2 + 3 + 5 + 8 + 13 + 21 + 34 + 55 + 89, yang merupakan bilangan fibonacci dari suku ke-1 hingga suku ke-10).

Sehingga, jawaban yang benar adalah (B) 10.