Cerita Lebaran Nabila

Dengan SriwijaWP_20140629_006ya Air yang dijadwalkan Take Off jam 14.55 Wita dari Bandara Hasanuddin tertunda. Sekitar jam 15 an diterima informasi ada kerusakan yang sementara sedang ditangani tim teknis sampai pukul 17.00 Wita. Kegelisahan Nabila mulai muncul dengan seringnya bertanya, ” Ayo, mama kita berangkat !.  “Ayo bil, kita jalan-jalan sambil nunggu panggilan berangkat”, ajakan saya kepada Nabila.

Dengan riang gembira nabila berjingkrak kegirangan, berlarian dan melakukan eksplorasi lingkungan bandara.

WP_20140726_026Mengagumi Replika Mini Kapal Pinisi

Kapal Pinisi adalah kapal tradisional Indonesia yang berasal dari Suku Bugis dan Makassar Di Sulawesi Selatan.  Umumnya Kapal Pinisi terdiri atas 2 tiang layar utama dan tujuh buah layar, yaitu tiga di ujung depan, dua di depan dan dua di belakang. Dua tiang layar utama berdasarkan dua kalimat syahadat sedangkan tujuh layar merupakan jumlah ayat dalam surat Al Fatihah sekaligus siap menaklukkan 7 samudra di dunia.

WP_20140726_014Menjaga Keseimbangan Dalam Kedinamisan

Sambil bermain seorang anak, menurut Catron & Allen, 1999 menstimulasi diri untuk mengontrol dan mengatur tubuh, seperti menunjukkan kesadaran tubuh, kesadaran ruang, kesadaran ritmik, keseimbangan, kemampuan mengambil start, kemampuan menghentikan gerak dan merubah arah. Nah..nabila lagi berlatih itu …

WP_20140726_021

Belajar Apresiasi Seni

Harmoni alunan nada terdengar lembut dibarengi cerita rakyat yang dikumandangkan. Cerita penuh moral dibawakan lugas dibawakan bersama alat musik tradisional. Sang pemain berpakaian adat Bugis Makassar dengan kain patonra mengikat di kepala serta mengenakan sarung tenun sambil memainkan alat musik tradisional dengan duduk bersila. Enak dan syahdu terdengar…dan nabila berfoto disana

WP_20140726_019

Mencintai Keindahan

Kirain anggrek plastik ternyata ee.. betulan. Salah satu puspa pesona nusantara adalah bunga anggrek. Masuk familia Orchidaceae, dan di Indonesia memiliki lebih dari 5000 jenis anggrek dari sekitar 30.000 jenis anggrek di dunia. jadi 1/6 terdapat di Indonesia.

Setelah menghabiskan waktu berjalan-jalan, menjelang Jam 17.00 Wita sesuai informasi nabila merapat di bangku ruang tunggu menunggu panggilan pesawat berangkat. Ternyata, pesawat pemberangkatan berikutnya dari Makassar-Surabaya beda typenya dan kapasitasnya lebih sedikit. Jadinya tidak kebagian kursi lagi…Kasihan sama Om Imam, Tante Tik dan Kayla yang sejak siang menunggu siap menjemput di Bandara Juanda Surabaya..

Kegelisahan penumpang menjadi-jadi. Ajakan komplain sambil mengejar petugas yang berusaha menjelaskan dengan segala keterbatasan informasi oleh penumpang kritis terjadi. Dimaklumi, mereka sebagian penumpang transit dari Papua jadi bisa dibayangkan capeknya. Begitulah kondisi transportasi menjelang lebaran. Maskapai memanfaatkan peluang yang ada dengan menambah jam pemberangkatan dengan keadaan pesawat yang barangkali tidak sepenuhnya ‘siap’. Disisi lain penumpang butuh kendaraan yang akan mengantar ke tujuan.

Tetapi …

Nabila tidak larut dalam kekisruhan dan lebih asyik main game dari Tablet atau Handphone orangtuanya

WP_20140726_028

Lebaran Tarikh 1435 Hijriah Nabila, Bapak dan Mamak berkesempatan silaturahmi dengan Mbahkung, Mbah Putri, dan keluarga di Jawa.

Sehari sebelum pulang kembali ke Sulawesi Selatan, tepatnya di Enrekang sekitar 200 km arah kota Makassar, Nabila berkata,” Mama, Pak tidak bisakah pulangnya besok-besok ?  kami menjawab,” Tidak bisa bil, sebab sudah dipesan jauh hari tiket pesawatnya..Bapak dan Mama harus kembali bekerja hari Senin”.

Dalam teori perkembangan anak, Nabila tidak akan berfikir sekompleks itu untuk memahami kewajiban orang tuanya yang harus kembali bekerja. Yang ada dalam fikiran Nabila yang berumur 6,5  (sebelum tahap operasional formal) adalah bagaimana dia bisa melakukan hal yang dirasakan menyenangkan lebih lama sampai mereka berhenti saat bosan.

Demikian juga sehari setelah tiba dirumah, Nabila berkata,” Enak di sana (Nganjuk) ada teman”. “Lho, disini kan banyak juga teman, ada Kakak Nayla, Fikri dan Faiz”, saya mencoba menghibur. ” Tidak sama !, disana ada Kayla”. Rupanya liburan berlebaran selama sepekan dan pertemuan Nabila dengan Kayla dengan dunia barunya sudah saya hentikan kesenangannya sebelum Nabila bosan !

WP_20140730_001Permainan Outbond di Roro Bening, Mbajulan Nganjuk. Sempat takut memanjat ya Bil ..

Selama seminggu berlebaran di Nganjuk, Nabila bermain bersama Kayla. Mereka seumuran dan ada pengertian dalam komunikasi walaupun masing-masing dengan logat dan cirikhas bahasanya. Nabila berbahasa Indonesia dengan logat dan bumbu bahasa bugis-Enrekang sedangkan Kayla dengan logat dan bahasa Jawanya. Mereka bersama bermain boneka, game dari iPad dengan bergantian dan saling berbagi, bahkan saat saya dan istri ajak untuk jalan-jalan Nabila lebih senang tinggal di rumah untuk berkesempatan bermain-main dengan Kayla.

WP_20140802_002

Bergaya bersama di Bandara Juanda menjelang kepulangan Surabaya-Makassar

Itulah dunia anak-anak seusia Nabila dan Kayla yang bisa saling mengerti dengan bahasa dan gerakan mereka. Bermain dan beraktivitas dengan anak seusia terasa menyenangkan, demikian yang umumnya kita semua alami di saat masa pertumbuhan dan perkembangan.

WP_20140802_012Makasih..Mbak Kayla Boneka Berbienya.

Om, Tante semua, MbahKung, Mbah Putri makasih yaa

Sketch Up-8 Dan Air Minum Bersih Higienis

Sketch Up8Pesantren Modern Darul Falah Enrekang secara secara astronomis terletak pada 3°14’36” s.d 3°50’00” LS dan 119°40’53”  s.d 120°06’33” BT dan berada pada ketinggian 442 m dpl dengan luas wilayah 1.786,01 km2  secara topografi terbagi atas perbukitan karst (kapur) yang terbentang dibagian utara dan tengah, lembah-lembah yang curam, sungai dan tidak memiliki wilayah pantai.

Dengan kondisi tersebut diatas, wajarlah bila air tanah di kabupaten enrekang mengandung kapur. Apabila air tanah dari sumur atau PDAM dimasak maka akan muncul partikel berwarna putih berupa kerak di dasar panci bahkan yang mengapung di permukaan air.

Pesantren Modern Darul Falah Enrekang yang pada Tahun Pelajaran 2014/2015 dengan jumlah santri sekitar 450-an (sesuai daya tampung asrama) yang diwajibkan mukim/tinggal di Pondok maka sebagai upaya peningkatan pelayanan terhadap santri dan warga Pesantren maka  penyediaan air minum yang bersih dan higienis menjadi sebuah kewajiban.

Langkah awal untuk mem’follow-up’ rencana kegiatan adalah survei lokasi yang tepat untuk dibangun depot air minum RO (Reverse Osmosis).  Lokasinya berada didepan perumahan Guru (RG 5 dan RG6) dan diutara ruang makan santri putra.

WP_20140128_003Lokasi Depot Air Minum RO

Selanjutnya setelah diukur luasannya maka mulailah digambar menggunakan Google Sketch UP-8. Hasil desain menggunakan Scketch Up-8 sebagai berikut :

depot air 7 Tampak Depan Bangunan

depot air 8

Tampak Kanan

depot air 4Tampak Bangunan dari Belakang-Kanan-Atas (BKA)

 depot air 10Tampak Bangunan dari Belakang-Kanan-Bawah (BKB)

Ada kemudahan mendesain sebuah bangunan menggunakan Sketch Up-8 yang Free Download dari Mbah Google. Secara mandiri setelah melihat tayangan melalui video dari Youtube tentang menggambar menggunakan Sketch Up, dicoba dan dipakai ternyata bisa ..

Dari gambar inilah, tukang  beserta pembantunya menggarap ‘proyek’ depao air minum RO. Tahapan-tahapan selanjutnya tergambar dari foto-foto berikut :

 WP_20140420_014

 Tahap Pondasi

 IMG_1664 Tahap Plester

 WP_20140504_018Tahap Plamur

Saat ini set mesin Reverse Osmosis (RO) dalam tahap perakitan lemari target pemasangan sekitar pertengan mei 2014. Adapun sumber air adalah air bor yang berjarak sekitar 6 meter disamping asrama putri.

WP_20140504_023

 

Dengan kapasitas produksi 80 galon perhari maka pemenuhan air bersih yang higienis tempat-tempat strategis antara lain di kamar-kamar asrama, masjid, kantor-kantor dan dapur akan baik.

Pembenahan Asrama Santri – 01

CONS18Sebagaimana tulisan sebelumnya tentang sebuah ikhtiar menjadi lembaga pendidikan yang baik,  maka evaluasi kondisi terkini untuk perencanaan ke depan perlu terus dilakukan. Pada sekolah/madrasah  ada istilah Evaluasi Diri Sekolah (EDS) yang meliputi delapan standar yaitu Standar  Isi, Standar Proses, Standar Kompetensi Lulusan, Sarana Prasarana, Standar Pendidik Dan Tenaga Kependidikan, Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan Dan  Standar Penilaian.

Delapan standar pada sekolah/madrasah diatas dapat dijadikan acuan dalam mengevaluasi sebuah lembaga pendidikan semacan Pesantren dengan pengembangan-pengembangan pada berbagai aspek standarnya. Sebagai misal pada standar sarana prasarana maka sebuah pondok perlu mengevaluasi pada aspek ketersediaan asrama yang memadai untuk menampung peserta didik/santrinya.

Pesantren Modern Darul Falah Enrekang  berdasarkan Evaluasi Diri Pesantren (EDP) maka telah dilakukan langkah pembenahan-pembenahan menghadapi Tahun Pelajaran 2014/2015, diantaranya adalah asrama santri.

Asrama Santri Putra dan Putri pada awal TP. 2013/2014 memiliki daya tampung 320 orang santri, dimana asrama putra 160 dan asrama putri 160. Alhasil pada saat pendaftaran dan pengumuman hasil seleksi sekitar 150 calon santri tertolak.

CIMG3269

Foto 1. Tampak asrama putri sebelum dilakukan pembenahan

Tampak diatas adalah keadaan asrama dengan daya tampung 160 santri, dan satu deret bangunan (sebelah kiri pada foto) belum bertingkat. Untuk menambah daya tampung santri salah satu solusi terbaik dengan membangun pada lantai 2 asrama tersebut baik di putra maupun di putri. Pembangunan gedung baru tidak memungkinkan sebab 11.138 m2 luasan tanah Pesantren sudah optimal untuk bangunan dan sisanya untuk ruang gerak dan pertimbangan sirkulasi udara secara makro.

WP_20140219_064

Foto 2. Pembuatan Mal Lantai Atas Asrama Putri. Nampak Di seberang asrama putra

Sekitar 4 bulan yang lalu konstruksi dilakukan dan diupayakan pada Tahun Pelajaran 2014/2015 dapat menampung sejumlah 450 santri, dengan perbandingan 225 santri putra dan 225 santri putri.

Asrama putri yang baru pada lantai 2 direncanakan terbagi menjadi 2 rayon dan setiap rayon menampung sekitar 30 santri (15 rosban besi tingkat)  dan sebuah kamar untuk pembina. Jadi total penghuni di asrama baru 62 orang santri dan pembina. Rosban sekarang dalam tahap penyelesaian berstruktur kerangka besi yang kuat dan minimalis.

WP_20140501_025

Foto 3. Tahap penyelesaian Asrama Putri

WP_20140505_006

Foto 4. Perakitan Rosban Tingkat Besi Di Bengkel

WP_20140501_007Foto 5. Ruang dalam asrama putri bagian bawah dalam penyelesaian

Asrama Putri bagian bawah tetap menggunakan rosban tingkat dari kayu yang sementara dipindahkan ke tempat lain. Berhubung dalam perbaikan maka saat ini santri putri pada asrama Foto 4 menempati ruang dalam aula dan laboratorium IPA.

WP_20140501_013Foto 6. Ruang dalam asrama putri lantai 2

Sekarang pengerjaan asrama putri lantai atas sebagaimana Foto 5 dalam tahap pemasangan pintu dan jendela. Asrama tersebut direncanakan ditinggali oleh santri putri yang baru, yaitu kelas VII MTs. Rosban yang akan dipakai adalah rosban tingkat dari besi dengan desain minimalis warna hijau.

WP_20140501_012Foto 7. Pemandangan dari lantai atas asrama putri. Tampak asrama putra di kejauhan dan bagian belakang perumahan guru bagian

WP_20140501_017

Foto 8. Tampak dari belakang asrama putri.

Sesuai perencanaan, lokasi dibelakang asrama putri akan dibuatkan  lapangan bulutangkis putri dan tempat-tempat duduk untuk istirahat atau belajar pada sore hari. Perkembangan pembenahan asrama putri diiringi pembenahan juga pada asrama putra yang saat ini sudah pada tahapan pemasangan atap.

Untuk konstruksi atap kerangka baja sudah mencakup 95% dari keseluruhan atap di kampus. Adapu yang belum diganti adalah bangunan-bangunan yang dibuat pada tahun-tahuan terakhir, misal pada Laboratorium IPA dan  gedung TK Islam Darul Falah.

Berikhtiar Menjadi Lembaga Pendidikan Yang Baik

profileditCatatan-catatan kecil, terutama saat mempersiapkan sebuah pertemuan/rapat sudah lazim dibuat oleh seseorang. Demikian juga catatan yang kemudian dibuat dalam tulisan dibawah ini. Sebagai PNS yang diperbantukan di lembaga swasta dan diberikan amanah sebagai salah satu pimpinan yang mempertanggungjawabkan bidang pendidikan dengan segala dinamikanya meninggalkan rekam jejak yang panjang untuk diceritakan. Tulisan pendek seperti ini sebagai bahan pemikiran dan motivasi kepada  personil, termasuk kepada diri pribadi untuk selalu ingat visi, misi dan tujuan dari sebuah lembaga yang perlu terus diwujudkan dan bagaimana seluruh komponen yang ada mendapat penilaian ‘Amanah’ dari -Nya.

Sebuah lembaga pendidikan baik umum atau agama, berstatus negeri atau swasta di desa maupun di kota  haruslah dikelola dengan baik. Ada beberapa hal yang mendasari  sehingga sebuah lembaga pendidikan harus dikelola dengan baik, yaitu :

1. Tuntutan masyarakat yang semakin sejahtera di era globalisasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi

Bidang pendidikan dengan layanan yang baik menjadi kebutuhan bagi masyarakat yang semakin meningkat taraf ekonominya. Ketika kondisi masyarakat masih banyak yang kekurangan, maka  lembaga pendidikan yang disediakan oleh pemerintah atau penyelenggara pendidikan lainnya, apa pun kualitasnya akan dimasuki oleh masyarakat, karena mereka tidak punya pilihan lain.

WP_20140128_019Tetapi perkembangan yang ada dewasa ini ketika ekonomi meningkat dan sarana transportasi tersedia dengan mudah, maka masyarakat memiliki keleluasaan memilih lembaga pendidikan bagi putra-putri mereka. Kenyataan ini  mengakibatkan banyak sekolah  yang jaraknya dekat tidak diminati, sebaliknya  sekolah lain  yang jauh letaknya banyak sekali peminatnya. Masyarakat yang sejahtera menuntut layanan pendidikan yang lebih baik walaupun jarak jauh dan biayanya lebih tinggi. Sekolah-sekolah unggulan dengan layanan pendidikan baik yang berstatus negeri maupun swasta bermunculan, sehingga semakin banyak pilihan bagi orangtua menyekolahkan anak-anaknya.

Salah satu lembaga pendidikan yang sekarang banyak diminati oleh orangtua pada saat ini adalah yang berbasis pada agama, baik berupa Sekolah Islam Terpadu, atau Pondok Pesantren. Alasan utama mereka yaitu kekuatiran dari orangtua menghadapi pengaruh negatif dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era globalisasi sekarang ini  yang menyebar di lingkungan sekitar rumah, sekolah maupun lingkungan bermain anak mereka dari kota sampai ke pelosok desa. Mereka menghendaki anaknya masuk di lembaga yang berbasis agama sebagai langkah antisipasi dan pembekalan bagi masa depan anak mereka.

WP_20140128_038Peluang yang ada, tentunya harus ditangkap oleh pengelola pendidikan dengan menerapkan manajemen yang berkualitas sehingga dapat memberikan layanan pendidikan sebagaimana yang dikehendaki oleh orangtua.

Salah satu penerapan manajemen yang diterapkan antara lain :

  • pembayaran pondokan bulanan peserta didik melalui Bank sehingga orangtua yang jauh dari Pesantren dapat membayar melalui Bank terdekat dari rumahnya
  • sistem pemberian ihsan/gaji kepada pendidiknya melalui Bank dengan rekening pendidik bersangkutan
  • akses informasi pendidikan mudah didaptkan secara langsung maupun dengan media elektronik lainnya, misal melalui internet
  • dll

2. Tuntutan Profesionalisme

Berdasarkan ketentuan World Trade Organization (WTO), pendidikan dikategorikan sebagai bentuk industri jasa atau layanan. Oleh karena itu pengelolaan pendidikan harus dilakukan secara profesional. Sumber daya manusia (SDM) pada sebuah lembaga pendidikan, baik sebagai pendidik, maupun tenaga kependidikan termasuk personil di unsur Yayasan dan semua yang terlibat dalam lembaga pendidikan dituntut profesional. Penghargaan terhadap profesi dari Pemerintah, Yayasan maupun masyarakat terhadap pendidik, tenaga kependidikan harus dijawab dengan kinerja yang profesional.  

Dalam bahasa Indonesia, kinerja disebut juga dengan prestasi kerja. Prestasi kerja atau kinerja mempunyai arti sebagai ungkapan kemampuan yang didasari oleh sebuah pengetahuan serta sikap dan keterampilan, motivasi untuk menghasilkan suatu hal. Sedangkan prestasi kerja diartikan sebagai suatu pencapaian atas persyaratan pekerjaan tertentu yang tercermin dari output yang dihasilkan baik dari kuantitas atau kualitas/mutunya.
Sederhananya definisi profesionalisme adalah kemampuan seorang sesuai dengan profesinya apakah pendidik, kepala sekolah, kepala unit, kurikulum, kesiswaan, bendahara, keuangan, sarana prasarana, wali kelas, dll untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsinya meliputi kemampuan dalam merencanakan, menjalankan, dan mengevaluasi dan menindaklanjuti.  Dalam bahasa organisasi ada istilah PDCA (Plan=Rencana, Do=Kerja, Control=Pantau, Evaluasi dan Act=Tindak Lanjut)
Apabila seluruh personil dalam sebuah organisasi berikhtiar untuk berkinerja yang profesional maka gerak langkah lembaga kearah yang terus membaik akan tercapai. Berkinerja profesional juga implementasi dari sifat amanah. Jadi bila kita berkeinginan mendapatkan penilaian amanah yang tentunya dari Allah, maka kita harus berkinerja profesional.
CHECKITO
3. Tuntutan Persaingan atau Kompetisi

Setiap organisasi dapat dianalogkan dengan mahluk hidup yang selalu berjuang untuk survival.  Dalam hal ini persaingan atau kompetisi di antara organisasi yang sejenis seakan merupakan sunatullah yang tidak terelakkan. Organisasi apa pun bila ingin bertahan dan tidak tergilas oleh persaingan harus menerapkan manejemen (strategi) yang jitu. Mereka dituntut melakukan pembaharuan dan peningkatan mutu secara terus menerus, sehingga memiliki keunggulan dibanding lainnya. Tanpa manajemen yang baik, organisasi apa pun akan tergilas oleh persaingan.

Semua personil dalam organisasi atau lembaga harus memiliki komitmen memajukan lembaganya dengan berkontribusi dan berperan aktif menerapkan manajemen yang baik.  Keterbukaan dan transfaransi, jujur dan saling percaya, komunikasi dan koordinasi yang efektif, kesetaraan dan saling menghargai, kepemimpinan bermartabat , berorientasi pada visi, misi dan tujuan kelembagaan sangat diperlukan.

Berdasarkan ketiga alasan tersebut, maka setiap lembaga pendidikan semestinya dan seharusnya menerapkan manajemen yang baik.

‘Merentanglebarkan’ Langkah Dan Cakrawala Berfikir Generasi Muda

Akhir tahun 2012, ditengah kegiatan English Camp di Kampus muncul wacana untuk memberangkatkan santri ke kampung Inggris di Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri Jawa Timur. Gagasan semakin diperkuat dengan membuat perencanaan, termasuk sosialisasi rencana ke Bapak Ketua Umum Yayasan Pendidikan Islam Enrekang Prof.Dr.Ir.H.Beddu Amang, MA sewaktu meeting di Jakarta disela-sela Laporan Pendidikan awal bulan April 2013.

IMG_2459

Proposal kegiatan dengan rincian anggaran mulai disusun, sosialisasi ke calon peserta di galakkan. Sebagai sebuah lembaga dengan Visi “Terwujudnya Generasi Islami yang bermuansa tiga dimensi; Iman, Ilmu Dan Amal Dengan Imtaq Dan Ipteks Yang Seimbang” tentunya harus memiliki program dengan misi yang konkret. Salah satu sasaran prioritas adalah pengembangan berbahasa Inggris dan Arab di kampus yang selama ini belum optimal.CIMG8418Disamping itu, merubah cara pandang dan membuka cakrawala berfikir mereka terhadap dunia luar juga tidak bisa diabaikan. Sehingga diramulah kegiatan holiday diisi dengan belajar bahasa dan tambahan rekreasi yang bersifat mendidik.

???????????????????????????????Tidak mudah untuk mengajak para pelajar yang sudah merasa tenang dan tentram beraktivitas diseputaran kampung halamannya. untuk mau diajak ke luar. Sebenarnya tidak sedikit pula yang pergi untuk merantau apakah melanjutkan studi ataupun bekerja. Beragam pula daerah tujuan mereka, ada di Irian, Jawa, Kalimantan bahkan ke Malaysia. Tapi bagi santri pelajar tersebut bepergian jauh dari orangtua dan kampung halaman adalah pengalaman pertama.

IMG_2695Enrekang yang memiliki keadaan geografis 90% berupa pegunungan menghasilkan coklat/kakao, kopi yang terkenal di dunia, cengkeh, dan sayur mayur yang melimpah serta buah-buahan sangat mencukupi untuk hidup lebih dari cukup bagi sebagian besar masyarakat enrekang yang di pedesaan. Sedangkan yang tinggal di kota mereka menggeluti bisnis perdagangan dan jasa, selain yang berfrofesi sebagai pegawai baik negeri maupun swasta.

IMG_1254Akhirnya, sebanyak 26 santri dengan 16 pelajar santri putri dan 10 pelajar santri putra pada tanggal 8 Juni 2013 diberangkatkan ke Jawa didampingi  orang guru pembinanya. Sarana transportasipun dipilih menggunakan sarana transportasi laut dan kembalinya menggunakan transportasi udara. Sedangkan perjalanan daratpun semula dalam perencanaan kombinasi bus dan kereta api, namun karena sesuatu hal perjalanan kereta api batal. Sarana transportasipun diragamkan dengan tujuan agar pelajar santri memperoleh pengalaman sebesar-besarnya.

IMG_1266Menggunakan KM. Lambelu dari Port Of Makassar berangkat menuju Tanjung Perak Surabaya memakan waktu sektar 24 jam perjalanan. Berbagai cerita dan pengalaman mereka dapatkan dengan perjalanan laut dan sesampainya di Tanjung Perak Surabaya perjalanan ke Pare Kediri menggunakan perjalanan darat dengan bus. (lihat di catatan perjalanan 01-03).

IMG_1149Dimulailah kegiatan holiday diisi dengan belajar Speaking di kampung Inggris selama dua pekan. Dengan lima kali pertemuan dalam sehari, yaitu dua kegiatan di Asrama/Camp dengan English Areanya di malam hari dan subuh serta kewajiban setor diary harian menggunakan bahasa Inggris. Sedangkan tiga pertemuan lainnya pada pagi, siang dan sore.  Speak Up, Tic Talk dan Pronoun menjadi santapan sehari-hari dan kelas pembelajaran yang dibimbing oleh tutor yang berpengalaman.

DSCN9285Urusan makanan, sangatlah sederhana, sesederhana harga makanannnya. Kalau satu porsi makanan sederhana di Enrekang seharga Rp. 5000,- s.d 7.000,- di Pare Kediri di dapatkan dengan Rp. 3500,-  s.d 5000,-.  Demikian juga dengan menu dan lauk yang agak diatasnya harganya tetap lebih murah dibandingkan dengan di kampung halaman Enrekang. Transportasi keseharian di kampung Inggris juga unik, karena rata-rata menggunakan sepeda onthel yang dikayuh sehingga menjadi ciri khas tersendiri saat mengunjungi kampung Inggris tersebut.

IMG_1045Pada hari sabtu dan minggu dimanfaatkan untuk ‘menjelajahi kampung Inggris dan Kota Pare. Menggunakan sepeda onthel mereka berbarengan berkeliling kampung inggris dan kota pare untuk melihat, dan berbelanja barang-barang yang berlabel kampung nggris untuk tandai jejak diri pernah ke pare. meluncur pernyataan dari beberapa pelajar santri, mereka ingin kembali tahun depan pada saat liburan, pingin belajar lagi di kampung Inggris daripada liburan hanya tinggal di rumah dan kurang mendapatkan manfaat, lebih baik pergi belajar.

IMG_1343Setelah selesai program belajar speaking di Mr. BOB English Club selama dua pekan, rombongan pelajar santri menikmati rekreasi di Jatim Park, Batu Malang. Mencari tantangan dan menguj nyali disediakan dengan wahana yang beragam. naik rolling custer, tornado, masuk rumah misteri, rumah hantu, dan wahan lain yang menantang membuat mereka terbuai dan sangat menikmati. DSCN9352Setelah beristirahat di Nganjuk dua hari diajaklah lagi berwisata di Danau Sarangan Magetan dan saat menjelalang kepulangan ke Makassar melalui jalur udara, merekapun sempat berkeliling di Surabaya dengan tujuan Gramedia Tunjungan Plaza, Pusat Grosir Surabaya dan Masjid Al Akbar Surabaya.

IMG_1478Tiga pekan lamanya 26 pelajar santri dari Enrekang, Sulawesi Selatan belajar dan berkeliling di Jawa Timur dengan kegiatan belajar speaking dan rekreasi edukasi. Pengalaman telah didapatkan, wawasan dan  cakrawala berfikir semakin meluas, keinginan belajar semakin bertambah. Mudah-mudahan semua dapat mengambil hikmah dan manfaatnya !

Penerimaan Santri Baru Di PPM Darul Falah Enrekang TP. 2013/2014

Pesantren Modern Darul Falah Enrekang yang beralamat di Jalan Jendral Sudirman No. 02 Kelurahan Galonta, Kec. Enrekang Kabupaten/Kota Enrekang pada Tahun Pelajaran 2013/2014 kembali membuka pendaftaran Santri baru untuk tingkat  TK, SMP, MTs dan SMA.

Pesantren yang terletak di tengah kota Enrekang, bertetangga dengan Diknas Dikpora, SMAN 1 Enrekang, SMPN 1 Enrekang, SMAS Muhammadiyah, MTs dan MA Muhammadiyah serta SMK PGRI Enrekang pada tahun ini hanya menerima sekitar 80 s.d 100 santri terkait dengan daya tampung asrama baik asrama putra maupun asrama putri.

Brosur PSB TP 2013/2014

BROSUR PSB PPM DARUL FALAH 20132014

Belajar Pada Lebah

Tidak ada satupun makhluk Allah SWT Yang DiciptakanNYA Sia-sia

Dalam Surat al-Baqarah [2]: 26, Allah swt berfirman

إِنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَحْيِي أَنْ يَضْرِبَ مَثَلًا مَا بَعُوضَةً فَمَا فَوْقَهَا…..

Artinya: “Sesungguhnya Allah tidak akan pernah merasa malu menciptakan binatang seperti kutu atau bahkan yang lebih jelek dari kutu (dalam pandangan manusia)….”

Tidak Ada satupun ciptaan Allah yang mengandung kesia-siaan, tetapi apapun yang diciptakan Allah memiliki manfaat untuk kepentingan manusia. Manfaatnya bukan sesuatu yang hanya dapat dinikmati inderawi saja, seperti rasa enak yang dikecap oleh lidah, rasa indah yang dilihat oleh mata, rasa merdu yang didengar oleh telinga atau rasa sejuk yang dirasakan oleh kulit namun ada manfaat lain yang tak kalah pentingnya bagi manusia, yaitu manfaat yang berbentuk I’tibar (pembelajaran) Read the rest of this entry

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 57 other followers